CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Pyzam Glitter Text Maker

Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 November 2008

Kanker Payudara Bisa Dicegah!

Kanker Payudara Bisa Dicegah!

Lihat Gambar

KapanLagi.com - Bulan Oktober yang ditetapkan sebagai 'Bulan Kanker Payudara' kiranya merupakan saat yang tepat untuk merenungkan dampak dan usaha pencegahan dari penyakit yang banyak ditakuti kaum perempuan itu.

Beberapa tahun yang lalu, para ahli menganggap bahwa kanker payudara adalah penyakit yang sebenarnya tidak dapat dicegah. Namun kini para peneliti sudah banyak mengetahui cara untuk mencegahnya, atau paling tidak mengurangi resiko terkena kanker payudara. Beberapa usaha untuk meminimalisir resiko terkena kanker payudara bisa dilakukan secara medis maupun alami (terapi alternatif).

Pendekatan dari segi medis adalah :

1. Obat Pencegah Kanker Payudara.

Perempuan dengan resiko tinggi, yaitu yang survive/selamat dari kanker payudara atau yang setidaknya memiliki hubungan darah dengan penderita kanker (ibu atau saudara perempuannya), bisa mendapatkan terapi 'Tamoksifen', yang bekerja dengan cara memblokade efek pemicu tumor dari estrogen.

2. Mastektomi Sebelum Serangan Kanker.

Untuk perempuan dari keluarga dengan resiko genetik yang sangat tinggi, ada suatu mastektomi untuk pencegahan kanker payudara. Memang merupakan suatu pendekatan yang radikal, tetapi kebanyakan berhasil. Mastektomi ini mengangkat jaringan payudara, tapi tidak seluruhnya, sehingga kemungkinan terjadinya kanker masih ada.

Pencegahan secara alami meliputi :

1. Berolah Raga Secara Teratur.

Penelitian menunjukkan bahwa sejalan dengan meningkatnya aktivitas, maka resiko kanker payudara akan berkurang. Berolah raga akan menurunkan kadar estrogen yang diproduksi tubuh sehingga mengurangi resiko kanker payudara.

2. Kurangi Lemak.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet rendah lemak membantu mencegah kanker payudara. Namun penelitian terakhir menyatakan bahwa yang lebih penting adalah jenis lemaknya dan bukan jumlah lemak yang dikonsumsi.

Jenis lemak yang memicu kanker payudara adalah lemak jenuh dalam daging, mentega, makanan yang mengandung susu full-cream (whole-milk dairy foods) dan asam lemak dalam margarin, yang bisa meningkatkan kadar estrogen dalam darah.

Sedangkan jenis lemak yang membantu mencegah kanker payudara adalah lemak tak-jenuh dalam minyak zaitun dan asam lemak Omega-3 dalam ikan Salmon dan ikan air dingin lainnya.

3. Jangan Memasak Daging Terlalu Matang.

Cara Anda memasak daging akan mempengaruhi resiko kanker payudara. Daging-daging yang dimasak/dipanggang menghasilkan senyawa karsinogenik (amino heterosiklik). Semakin lama dimasak, semakin banyak senyawa ini terbentuk. Amino heterosiklik paling banyak terdapat dalam daging bakar yang lapisan luarnya (kulitnya) gosong dan hitam.

4. Konsumsi Buah dan Sayuran.

Semakin banyak buah dan sayuran yang dimakan, semakin berkurang resiko untuk semua kanker, termasuk kanker payudara. Makanan dari tumbuh-tumbuhan mengandung anti-oksidan yang tinggi, di antaranya vitamin A, C, E dan mineral selenium, yang dapat mencegah kerusakan sel yang bisa menjadi penyebab terjadinya kanker.

National Cancer Institute (NCI) merekomendasikan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran paling tidak 5 (lima) kali dalam sehari. Tapi harus dihindari buah dan sayuran yang mengandung banyak lemak, seperti kentang goreng atau pai dengan krim pisang.

5. Konsumsi Suplemen Anti-Oksidan.

Suplemen tidak dapat menggantikan buah dan sayuran, tetapi suatu formula anti-oksidan bisa merupakan tambahan makanan yang dapat mencegah kanker payudara.

6. Konsumsi Makanan Berserat.

Selain berfungsi sebagai anti-oksidan, buah dan sayuran juga mengandung banyak serat. Makanan berserat akan mengikat estrogen dalam saluran pencernaan, sehingga kadarnya dalam darah akan berkurang.

7. Konsumsi Makanan Yang Mengandung Kedelai / Protein.

Makanan-makanan yang berasal dari kedelai banyak mengandung estrogen tumbuhan (fito-estrogen). Seperti halnya 'Tamoksifen', senyawa ini mirip dengan estrogen tubuh, tapi lebih lemah. Fito-estrogen terikat pada reseptor sel yang sama dengan estrogen tubuh, mengikatnya keluar dari sel payudara sehingga mengurangi efek pemicu kanker payudara.

Selain menghalangi estrogen tubuh untuk mencapai sel reseptor, makanan berkedelai juga mempercepat pengeluaran estrogen dari tubuh.

8. Konsumsi Kacang-Kacangan.

Selain dalam kedelai, fito-estrogen juga terdapat dalam jenis kacang-kacangan lainnya.

9. Hindari Alkohol.

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa semakin banyak mengkonsumsi alkohol, maka resiko kanker payudara semakin bertambah karena alkohol meningkatkan kadar estrogen dalam darah.

10. Kontrol Berat Badan Anda.

Kenaikan berat badan setiap pon setelah usia 18 tahun akan menambah resiko kanker payudara. Ini disebabkan karena sejalan dengan bertambahnya lemak tubuh, maka kadar estrogen sebagai hormon pemicu kanker payudara dalam darahpun akan meningkat.

11. Hindari Xeno-Estrogens.

Xeno-estrogen maksudnya estrogen yang berasal dari luar tubuh. Perempuan mengkonsumsi estrogen dari luar tubuh terutama yang berasal dari residu hormon estrogenik yang terdapat dalam daging dan residu pesitisida estrogenik. Diduga xeno-estrogen bisa meningkatkan kadar estrogen darah sehingga menambah resiko kanker payudara.

Cara terbaik untuk menghindari xeno-estrogen adalah dengan mengurangi konsumsi daging, unggas (ayam-itik) dan produk susu (whole-milk dairy product).

Tetapi Anda tidak perlu kuatir dengan banyak makan buah dan sayuran, karena efek anti-oksidan dan kandungan seratnya lebih banyak daripada efek residu pestisidanya.

12. Berjemur di Bawah Sinar Matahari.

Meningkatnya angka kejadian kanker kulit (Melanoma maligna) menjadikan kita takut akan sinar matahari. Tetapi sedikit sinar matahari dapat membantu mencegah kanker payudara, karena pada saat matahari mengenai kulit, tubuh membuat vitamin D. Vitamin D akan membantu jaringan payudara menyerap kalsium sehingga mengurangi resiko kanker payudara.

Agar bisa memperoleh sinar matahari selama 20 menit/hari, dianjurkan untuk berjalan di bawah sinar matahari pada siang hari atau sore hari. Tetapi bila Anda ingin mendapatkan kalsium atau vitamin D tidak dari sinar matahari, Anda dapat mencoba mengkonsumsi makanan suplemen.

13. Jangan Merokok.

14. Berikan ASI Rutin Kepada Anak Anda.

Untuk alasan yang masih belum jelas, menyusui berhubungan dengan berkurangnya resiko kanker payudara sebelum masa menopause.

15. Pertimbangkan Sebelum Melakukan HRT.

Ada beberapa alasan bagus untuk melakukan HRT (Hormone Replacement Therapy / terapi pengganti hormon) sesudah masa menopause, yaitu mengurangi resiko penyakit jantung, osteoporosis dan penyakit Alzheimer's. Tetapi HRT akan menambah resiko kanker payudara.

Bicarakan dengan dokter Anda dan pertimbangkan resiko-resiko yang mungkin timbul, karena kebanyakan perempuan lebih tinggi resikonya untuk menderita penyakit jantung, daripada kanker payudara. Terakhir, satu lagi hal yang dapat mempengaruhi resiko terkena kanker payudara adalah stress.

Literatur medis menyebutkan bahwa stress dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Tetapi penelitian tentang hal ini masih bersifat kontroversial. Namun tidak ada salahnya untuk memulai cara mengatasi stress dalam hidup Anda melalui meditasi, yoga, tai chi, berkebun atau kegiatan santai lainnya. (medicastor/bun)

Curah Hujan Bisa Tingkatkan Autisme

Curah Hujan Bisa Tingkatkan Autisme

Autis
Lihat GambarDari hasil penelitian terbaru yang direkam dalam Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine, dikabarkan bahwa peningkatan curah hujan atau sesuatu yang berkaitan dengannya bisa jadi berhubungan dengan perkembangan autisme.

Teori autisme curah hujan dilandasi atas catatan kesehatan anak dan cuaca dari tiga negara bagian AS, tapi telah disambut dengan sangat hati-hati oleh badan amal penelitian Inggris.

Para peneliti memperhitungkan rata-rata curah hujan tahunan di California, Oregon dan Negara Bagian Washington antara 1987 dan 1999, dan kemudian meneliti angka prevalensi autisme di dalam pertumbuhan anak selama masa itu.

Studi tersebut mendapati angka autisme lebih tinggi di kalangan anak yang negara bagiannya menerima curah hujan lebih tinggi selama tiga tahun pertama mereka.

Peningkatan angka autisme - yang naik, berdasarkan beberapa ukuran, dari satu di antara 2.500 menjadi satu dari 150 - terutama disebabkan oleh peningkatan cara dokter untuk dapat mendiagnosis penyakit tersebut, demikian pendapat beberapa ilmuwan.

Namun, para peneliti dari Cornell University tak sependapat, dan mengatakan bahwa penelitian seperti itu tak bisa menghilangkan satu faktor yang mungkin secara terpisah meningkatkan jumlah anak yang tumbuh dalam kondisi itu begitu saja.

Mereka mendapati bahwa angka dapat dikaitkan dengan jumlah curah hujan di negara bagian mereka di antara tanggal-tanggal itu. Dari hasil penelitian itu ditemukan bahwa prevalensi autisme lebih tinggi bagi kelompok kelahiran yang mengalami curah hujan yang relatif tinggi ketika mereka berusia lebih muda dari tiga tahun

Mereka juga menjelaskan bahwa tak satu pun dari semua itu lebih dari sekedar teori. Namun penelitian lebih lanjut untuk melihat apakah kaitan tersebut memang nyata memang masih dibutuhkan. (kpl/npy)

Vitamin C Kadar Tinggi Turunkan Resiko Stroke

Vitamin C Kadar Tinggi Turunkan Resiko Stroke

Lihat Gambar
Jum'at, 07 November 2008 17:33
KapanLagi.com - Kadar konsumsi vitamin C dapat memprediksikan besar atau kecilnya kemungkinan seseorang terkena stroke, demikian hasil penelitian sekelompok ahli yang melibatkan sekitar 20 ribu orang usia paruh baya dan lanjut usia warga di Norfolk, Kerajaan Inggris.

Dalam penelitian yang berlangsung selama sekitar sepuluh tahun terjadi 448 kasus stroke di kalangan mereka yang terlibat dalam proyek penelitian .

Para ahli menemukan bahwa mereka-mereka yang memiliki kadar konsentrasi vitamin C yang paling tinggi di awal penelitian memiliki resiko 42% lebih rendah terkena stroke untuk selama kurun waktu sepuluh tahun, dibandingkan dengan mereka yang memiliki kadar konsentrasi vitamin C yang paling rendah.

Efek perlindungan yang diberikan oleh vitamin C untuk menangkis stroke setelah memperhitungkan faktor-faktor yang dapat memberikan pengaruh antara lain usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok,kebiasaan minum alkohol indeks massa tubuh, tekanan darah, diabetes, serangan pendahuluan serangan jantung, asupan serta kelas sosial.

Dr.Pho K.Myint dari Universitas Cambridge, Inggris beserta rekan-rekannya melaporkan hasil penelitiannya dalam majalah kedokteran, the American Journal of Nutrition.

Myint mengatakan kadar konsentrasi vitamin C dalam darah adalah satu penunjuk bio dari konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran yang banyak memberikan zat makanan yang aktif secara biologis dan bersifat protektif terhadap stroke. Hasil penelitian itu mendukung bukti-bukti dalam tubuh yang mengindikasikan konsumsi sayur-sayuran serta buah-buahan mempunyai pengaruh berupa semacam pelindung terhadap stroke."

Dalam komentar lainnya yang juga berkaitan dengan vitamin C, Drs. Sebastian J.Padayatty serta Mark Levin dari Lembaga Kesehatan Nasional Bethesda, di Maryland, menekankan buah-buahan serta sayur-sayuran berkaitan dengan banyak manfaat bagi kesehatan termasuk penurunan resiko terkena stroke.

"Kami belum mengetahui mengapa dan bagaimana buah-buahan dan sayur-sayuran itu memberikan manfaatnya maka dianjurkan bagi masyarakat untuk mengonsumsinya dalam jumlah banyak serta beragam macamnya," kata Padayatty dan Levin.

Jumlah optimum konsumsi buah-buahan serta sayur-sayuran yang dapat mengurangi resiko terkena stroke serta penyakit jantung masih belum diketahui, tetapi makan sebanyak 5 hingga 9 kali piring buah atau sayuran setiap hari dapat memberikan manfaat bagi kesehatan dan memberikan perlindungan bagi tubuh terhadap sejumlah penyakit. Karenanya dianjurkan makanlah kedua jenis makanan itu sebanyak mungkin. (kpl/cax)